Selamat Datang di AnekaJudiOnline.com

 

untitled-1-e1453540806749-300x100

Home » Berita » Unik » Wow! Karena Tersandung, Bocah Ini Temukan Fosil Hewan Purba Berumur Jutaan Tahun, Lihat Selengkapnya
Wow! Karena Tersandung, Bocah Ini Temukan Fosil Hewan Purba Berumur Jutaan Tahun, Lihat Selengkapnya

Wow! Karena Tersandung, Bocah Ini Temukan Fosil Hewan Purba Berumur Jutaan Tahun, Lihat Selengkapnya

Saat berjalan melewati padang pasir dekat Las Cruces, New Mexico bocah laki-laki berusia 9 tahun bernama Jude secara tak sengaja menyandung penemuan paling langka di negara itu.

Seperti dikatakan sebelumnya, Spencer Lucas, kurator paleontologi di New Mexico Museum of Natural History and Science mengomentari bahwa di daerah New Mexico memang banyak fosil.

“Ada lebih banyak fosil dari yang saya kira di New Mexico,” katanya, saat mengomentari penggalian fosil di daerah tersebut.
Ketika sedang menjelajahi wilayah Pegunungan Organ dengan kedua orang tua dan dua saudara laki-lakinya, Jude Sparks yang saat itu berusia 9 tahun tersandung sesuatu yang menonjol dari permukaan tanah.

Seperti dilansir National Geographic Indonesia, Kamis (20/07/2017). Dalam sebuah wawancara dengan El Paso ABC, afiliasi KVIA, Sparks mengatakan kepada wartawan bahwa ia segera mengungkapkan temuan tersebut kepada saudaranya, Hunter.

Baca juga informasi mengenai → Jarak Tak Jadi Masalah, Pasangan LDR Ini Tunangan Via Video Call!

“Hunter bilang itu hanya bangkai sapi besar dan saya tidak tahu apa itu. Saya hanya tahu bahwa itu adalah benda yang tidak biasa”, ujar Sparks.

Namun, temuan itu bukanlah bangkai sapi besar. Ialah stegomastodon, mamalia purba kuno yang hidup sekitar 1,2 juta tahun yang lalu. Stegomastodons adalah gajah bergading besar dari keluarga Gomphotheres, sepupu jauh dari mamut kuno dan gajah modern.

Malam itu, orang tua Jude menemui Profesor New Mexico State University, Peter Houde. Houde dan keluarga Sparks kembali ke tempat penemuan, menemukan seluruh tengkorak yang ada.

Setelah mendapatkan dana, mencari sukarelawan, dan berkoordinasi saat penggalian akan berlangsung, tim universitas dan keluarga Sparks kembali ke lokasi untuk menggali sisa-sisa tersebut. Seminggu setelah penggalian, potongan yang rapuh—yang disebut Houde sebagai “kulit telur tipis”—dibawa ke National Geographic. Houde berharap fosil tersebut dapat dipamerkan.

x

Check Also

Prediksi Togel Singapura 13 November 2017

Prediksi Togel Singapura 13 November 2017

anekajudionline.com – Prediksi Togel Singapura hari Senin 13 November 2017. Selamat datang di www.anekajudionline.com kami akan ...